eddy_vectorjpeg1

Eddy Setyawan

….. adalah perindu kebebasan alias Independent. Bebas memilih atau tidak memilih. Bebas dari keterikatan barter waktu dengan uang. Juga saat ini sangat suka menggeluti Work from Home Concept, sedang menekuni dunia Internet Marketing atau Bisnis Online. Dengan profesi WAH (Work At Home) dan berpenghasilan SAH (Stay At Home). Kata orang sono ada yang menyebutnya sebagai BlogPreneur, NetPreneur, Googlepreneur, DotComPreneur, DigitalPreneur atau apalah namanya asal ada kata yang berbau internet kemudian di tambahi kata Preneur, maka akan jadi. Yang gampang ya Internet Marketer saja atau Online Marketer atau Pedagang Digital atau Broker Digital. Nggak begitu penting jabatan itu. Tapi bisa tambah keren pula jika di cantumkan di kartu nama :-). “Nggak peduli apakah kucing itu berwarna hitam atau putih, yang penting bisa menangkap tikus.” Nggak Penting tetek bengek yang berbau preneur – preneuran itu yang fenting dafet fulus. Titik ! Itu kata Deng Xioping. Busyet ….. Mbah Kakung Deng Xioping ternyata sudah kenal kapitalis juga, walau dia mengajarkan paham sosialis.

Asli Purworejo, Jawa Tengah dan lanang wiwit lahir; pria tulen sejak lahir. Saat ini sedang berada di tanah di perantauan, tepatnya di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Mempunyai seorang istri bernama Endah Sayekti, yang bersatus sebagai Dosen PNS di Universitas Tanjungpura (Untan) dan dua orang anak : Hanura Dustin Mahatma (laki-laki), yang kemudian ditiru oleh Jendral Wiranto menjadi nama partainya (Pak Jendral … mana royalty nih ?) dan Kintan Calista Pandanwangi (perempuan).

SD nya diselesaikan dengan sukses di SD Negeri 1 di sebuah desa kecil, Desa Purwodadi, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Sekolah SLTP nya di SMP Negeri 2 dan SLTA nya di SMA Negeri 1 di Kota Pensiunan, sebutan Kota Purworejo, yang memiliki Tag Line (semboyan) : Purworejo Berirama “Bersih, Indah, Rapi, Aman dan makmur”. Alumni Jurusan Geografi Fisik, Fakultas Geografi UGM (Universitas Gila Money …. hush !!) Angkatan 1991.

Sejak mahasiswa sudah biasa kerja dan cari duit sendiri. Saat kuliah, pernah menjadi Staff Teknis di Studio Kerja Sama Fakultas Teknik Arsitektur UGM dan menjadi Marketing Executive CV Janu Comp Corporation. Juga menerima analisa statistik bagi temen – teman kuliah yang sedang skripsi (yang malas). Selain itu juga berlatih menjadi investor di reksa dana dan di perkebunan (cabe dan kentang) di PT Kinarya Era Bumi Nusa, dan peternakan (bebek petelur) di PT Add Farm, Cirebon. Investasi di ke dua yang terakhir ini ketipu, uang dibawa kabur ke Singapura dan gak bisa kelacak. Hampir BEP, tapi tetap saja di posisi merugi. Ini menjadi pengalaman yang berharga di bidang Investasi buat saya. Yang selanjutnya gak bisa ketipu lagi.

Selesai diwisuda (fresh graduate) langsung kerja sebagai Konsultan Manajement di PT Mundia Daya Consultants, Jakarta dan di tempatkan di Blitar, Jawa Timur untuk menangani proyek PDM-DKE : Pemberdayaan Daerah dalam mengatasi Dampak Krisis Ekonomi, kerja sama dengan Bappenas.

Selesai Proyek di Mundia Daya, kemudian menikah dan memilih tinggal di Jogja. Dan bekerja di PT BPR Shinta Daya di Bogem, Kalasan, sebagai AO (Account Officer), selain juga tetap berbisnis, karena bisnis sudah menjadi candu buat saya. Bisnis sambilannya yaitu jualan Kartu Perdana GSM, yang saat itu harganya masih selangit, setinggi langit.Dari iseng – iseng jual kartu perdana akhirnya kongsian dengan 2 teman lagi untuk menyewa tempat dan jualan HP dan aksesorisnya dan akhirnya bangkrut lagi. He he … masak bangkrut aja diceritain … 😛

Dengan mertua juga sempat kongsian membeli kapal fiber untuk mencari ikan yang dijalankan oleh nelayan di Pantai Trisik, Bantul. Saat itu hasilnya juga lumayan melimpah.
Jualan Polis Asuransi juga pernah saya lakoni, yaitu bergabung dengan PT AIA Indonesia selama 1,5 tahun. Beberapa MLM juga pernah digulati digeluti. Dan yang paling lama adalah menjadi Independent Distributor Shape Work sampai hampir sekitar 5 tahun, sempat dapat bonus jalan – jalan ke Thailand. Tetapi sekarang hanya dijalankan paruh waktu dan berencana akan membawa kembali bisnisnya tersebut ke online !

Sekarang sedang membangun bisnis sendiri dengan institusi CV Citrando Visitama yang bergerak di marketing dan trading yang salah satunya memiliki usaha Franchisee JNE, Kerajinan Online, Lempok Durian Online dan Tiketing yang juga dijual secara online dan offline. Dan juga kerja sama bisnis dengan beberapa teman di Pontianak.

Selain itu juga menjadi salah satu owner PT Kirana Media Kreativisia dengan branding Kirana Events yang bergerak di dunia Event Organiser yang bermarkas di Jl. Palagan Tentara Pelajar No. 45, Jogjakarta. Juga menjadi petani (punya sawah beneran lho, seluas hampir 9.000 m2) tapi nggak pernah masuk ke sawah. Tinggal terima bersih aja setiap panen usai, karena sudah ada yang menggarapnya di kampungnya 🙂  2 tahun bisa panen 5 kali.

Saat ini sedang menekuni dan menjalankan Bisnis Online & Internet Marketing, dan juga membangun situs – situs affiliate yang akan mengeruk menyedot devisa dollar. Untuk dapat $$$ tidak perlu kerja jadi TKI atau keluar rumah …. Hue he heee …

Punya pekerjaan SAE (Stay At Everywhere) berprofesi WAH (Work At Home) dengan penghasilan SAH (Stay At Home) dan bekerja independent se enaknya WAE (Work At Everywhere) adalah impian saya sejak lama. Dan alhamdulillah sudah mulai terwujud satu demi satu dengan berprofesi sebagai Internet Marketer, walaupun melalui berjuangan yang berat, proses yang nggak mudah serta melawan pakem – pakem yang nggak biasa menurut masyarakat umum pada saat ini. Habis banyak waktunya di dalam kamar di rumah, kurang gaul …. weekss …. tapi gaulnya di online. Kerja nya malam hari dan kalau siang banyak kolor molornya.
Dengan menjadi Internet Marketer, saya ingin bisa menjual diri apa saja, kepada siapa saja, dimana saja dan kapan saja. Tidak dibatasi ruang, waktu dan energi.

Hampir 80 % kegiatan bisnis nya sekarang di lakukan di rumah, karena sekarang sedang menyibukkan diri dengan Program Google Adsense dan beberapa Program Affiliate. Hasil cek Adsense pertama kali yang diterima sebesar X06,71 US $ (sengaja angka ratusannya dirahasiakan). Yang kemudian memutuskan untuk Flu Time … uhuk – uhuk … menjadi Internet Marketer. InterBren adalah institusi terakhir yang dibangun dengan tag line : Internet Communication Better. Juga sebagai owner online store TokoKerajinanJogja.com dan LempokDurian.com.

Berani memulai dan berani menyelesaikan” adalah motto saya.

Dengan berbekal 1 PC, 2 laptop jadul (Accer Aspire 3620 dan Acer Aspire 4520) dan 1 Smart Phone : Samsul Galak Si Tab + Tri; Koneksi Speedy Unlimited & Modem Sierra 881 + Telkomsel Flash Unlimited siap melaju meraih dan mendesain masa depan …

Kantor ku

Ruang Kerja

Di kantor ini sehari – hari aku banyak menghabiskan waktu, ditemani 2 laptop, Speedy dan Telkomsel Flash Unlimited. Kantor ku ini berukuran 3 m x 2,8 m didalam rumahku sendiri. Sehari online minimal 4 jam, kadang online sampai jam 3 dini hari. Tapi tetap merasa enjoy … karena dekat dengan keluarga. Bisa membaui (walah …. bahasa apa ini) masakan istri yg sedang dimasak di dapur, melihat anak main – main di sebelah kantor (maksudnya ya disebelah kamar ku ini), kadang kerja sambil membantu mengerjakan PR anak, kadang sebentar – sebentar nonton TV dengan anak dan istri. Cari duit itu nggak usah serius, yang penting dapat banyak …. wakakakak. Satu lagi … aku nggak perlu pake jas dan dasi untuk ketemu partner bisnis ku atau client ku. Cukup pake celana kolor dan jaket kulit (ini kulit beneran, alias gak pake baju, karena udara panas di Pontianak). Gak perlu entertaint di kafe/hotel untuk negosiasi. Gak perlu ke bank untuk melakukan transaksi bisnis. Dan juga tidak ada kemacetan untuk pergi menemui partner bisnis. Semua bisa dikerjakan secara virtual di mbak maya dunia maya, diselesaikan di rumah, di depan monitor. Keluar atau tidak keluar rumah bisa dapatin duit. Walau Bahasa Inggrisnya pas – pasan, tapi bisa dapet income US $. Aneh …. kan ? Saat ini memang aneh, tapi tidak sampai 10 tahun ke depan, di Indonesia akan terjadi “Revolusi Bisnis” seperti itu.

Pepatah lama mengakatan : “dunia tidak selebar daun kelor“, tapi sudah dipatahkan oleh pepatah baru : “dunia ternyata selebar layar monitor.

Incoming search terms for the article:

ruang kerja (31), ruang kerja kantor (20), CV Citrando Visitama (10), eddy setyawan (7), contoh ruangan kantor cv (6), orang purworejo perantauan yg sukses (5), ruang kerja IT (5), pt kINARYA ERA BUMI NUSA (5), wiwiek tjokrOwibowo (4), ruangan kantor (4)

Comments

comments