SU 1

Ignition ini diadakan di Kota Pontianak tepatnya Pada Tanggal 19 Maret 2017 di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalimantan Barat. Menghadirkan beberapa Pembicara yang sangat menguasai di bidang Startup Digital yang bisa memberikan Inspirasi, semangat serta dapat membuka kesempatan membangun Startup Digital Mulai dari Nol, menemukan Team Marketing serta diberi pelatihan – pelatihan yang mendasar sampai dengan expert sehingga bisa memiliki sebuah startup yang bisa memecahkan masalah orang banyak dengan cukup mudah, praktis dan murah tentunya.

Beberapa pembicara Ignition yang sangat powerfull dan menginspirasi saya :
Lis Sutjiati (Staf Khusus Menkominfo) secara antusian dan penuh dengan data – data serta strategy bisa membangkitkan semangat potensi anak muda untuk bisa membangun Startup Digital Sendiri. Dulu bekerja di sebuah perusahaan konsultan, sekarang mengabdikan diri di Kominfo sehingga memiliki kesempatan luas bekerja sama dengan pemerintah untuk menggali potensi anak – anak muda untuk bisa membuat sendiri startup digital

Yansen Kamto (CEO KIBAR), merupakan “Budak Pontianak” asli kelahiran Kota Pontianak dan berkiprah di dunia Startup Digital bersama dengan KIBAR. Juga sebagai Konsultan nya Google Indonesia, yang lebih sering ke Kantor Google di USA dibandingkan mudik ke Pontianak. Selalu membangkitkan semangat Audience agar bisa memiliki usaha sendiri, jangan malas dan selalu bekerja keras. Ko Yansen memiliki 15 lebih Perusahaan, dan ini sungguh sangat menginspirasi

Andreas Senjaya (CEO iGrow), merupakan Startup yang bergerak di Bidang Pertanian. Membangun Kolaborasi antara Petani, Investor dan Market, sehingga lumayan memutus beberapa rantai yang menjadi sumber mahalnya produk pertanian. iGrow memungkinkan orang – orang untuk bertani tanpa memiliki lahan atau kemampuan bercocok tanam. Ini sungguh sebuah solusi dengan penuh terobosan.

Andi Martin (CEO Kratoon Channel). Kratoon yang merupakan singkatan dari Kerajaan dan Cartoon yang memberi ruang khusus bagi animator – animator lokal. Sampai sekarang Animasi lokal Indonesia belum menjadi tuan rumah di rumah sendiri, Sehingga Kratoon merupakan media solusi bagi Animator Lokal untuk berinteraksi, kolaborasi dan menghasilkan karya yang bisa diterima oleh Publik di Indonesia. “Ide membuat Kratoon Channel berangkat dari diskusi dengan teman-teman animator. Karya-karya mereka sulit sekali diapresiasi dan masuk ke televisi. Dari diskusi tersebut, kita berpikir, kalau karakter kita tidak masuk televisi, karakter kita tidak akan populer. Maka dari itu kita harus mencari cara lain. Salah satu jalan adalah melalui internet dan media sosial.” Kata Andi Martin, yang berperan sebagai CEO dari Kratoon Channel.

Yohan Totting (Google Developer Expert for Web Technologies). Yohan Totting dengan piawai bisa menggambarkan sebuah perjalanan Startup dari mulai di eksekusi sampai dengan Startup yang besar dan dikenal. Bagaimana untuk memulai walau nampaknya hebat tetapi dibalik itu sebenarnya ada kerja keras yang belum diselesaikan. Yang penting berani memulai startup dan sambil jalan menemukan kekurangan dan kemudian menambal kekurangan itu sehingga akan tercipta sebuah startup dari rangkaian perjalanan atau proses yang mungkin tidak terekspose atau diketahui oleh Publik

Muhammad Hafiz Waliyuddin (CEO Angkuts) yang merupakan pembicara Lokal Pontianak dari Startup Angkuts. Angkuts ini solusi bagi pembuangan sampah di Kota Pontianak. Angkuts bekerja sama dengan abang – abang pemungut sampah agar bisa secara cepat dan sergap mengatasi persoalan sampah di Kota Pontianak. “Saya membuat aplikasi ini, sebagai aplikasi penjemput sampah. Jadi saya terinsiprasi dari perusahaan ojek online seperti di Jakarta tetapi ini berbeda, ini konsepnya mirip dengan bank sampah tetapi disini kita yang menjemput bola,” kata Hafiz

SU 2

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming search terms for the article:

eddysetyawan com (1), startup ignition ke 2 pontianak (1)

Comments

comments