<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Ponari Sweat</title>
	<atom:link href="http://eddysetyawan.com/ponari-sweat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://eddysetyawan.com/ponari-sweat/</link>
	<description>Work @ Home &#124; ACT Local - THINK Global &#124; Sharing &#38; Selling</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Sep 2010 03:43:02 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>By: Mas Im</title>
		<link>http://eddysetyawan.com/ponari-sweat/comment-page-1/#comment-358</link>
		<dc:creator>Mas Im</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 01:45:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://eddysetyawan.com/?p=370#comment-358</guid>
		<description>itulah batas keimanan kita kepada Alloh belum lagi nanti ada dajjal laknatulloh yang ceritanya... godaanya sampai bisa menghidupkan orang mati</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>itulah batas keimanan kita kepada Alloh belum lagi nanti ada dajjal laknatulloh yang ceritanya&#8230; godaanya sampai bisa menghidupkan orang mati</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: danung</title>
		<link>http://eddysetyawan.com/ponari-sweat/comment-page-1/#comment-331</link>
		<dc:creator>danung</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Mar 2009 14:23:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://eddysetyawan.com/?p=370#comment-331</guid>
		<description>Itulah fenomen seorang PONARI, yang hadir disaat kredibilitas dokter yang lagi banyak dibicarakan, dimana sekarang biaya menjadi sehat semakin mahal, dokter kasih obat seenaknya aja,nulis resep berdasarkan permintaan para detailler dengan beragam iming-iming.....betul?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Itulah fenomen seorang PONARI, yang hadir disaat kredibilitas dokter yang lagi banyak dibicarakan, dimana sekarang biaya menjadi sehat semakin mahal, dokter kasih obat seenaknya aja,nulis resep berdasarkan permintaan para detailler dengan beragam iming-iming&#8230;..betul?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Iatsupriatna</title>
		<link>http://eddysetyawan.com/ponari-sweat/comment-page-1/#comment-328</link>
		<dc:creator>Iatsupriatna</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Mar 2009 10:38:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://eddysetyawan.com/?p=370#comment-328</guid>
		<description>Ini adalah kegagalan pemerintah dan ulama ulama,juga pengobatan ke rumah sakait yang biayanya mahal gimana tuch pemerintah, jangan sampai kena ajab tolong perhatiin rakyat kecil</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah kegagalan pemerintah dan ulama ulama,juga pengobatan ke rumah sakait yang biayanya mahal gimana tuch pemerintah, jangan sampai kena ajab tolong perhatiin rakyat kecil</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sri</title>
		<link>http://eddysetyawan.com/ponari-sweat/comment-page-1/#comment-320</link>
		<dc:creator>sri</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Mar 2009 08:07:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://eddysetyawan.com/?p=370#comment-320</guid>
		<description>Ponari...ponari.....Kasian banget sih loe ! kamu udah dieksploitasi tau ! sampai-sampai waktu istirahat , bermain dan belajarmu sudah nggak teratur lagi. Tapi ya..ada baiknya juga sih kamu, dengan adanya kamu buka praktik seperti itu banyak tetangga-tetanngamu yang kecipratan rejeki. Tapi saaayang !... ada-ada saja orang- orang yang masih percaya sama hal-hal yang berbau syirik, sampai-sampai air comberanmupun  dimanfaatkan juga. Jangan gilaaa, donk !!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ponari&#8230;ponari&#8230;..Kasian banget sih loe ! kamu udah dieksploitasi tau ! sampai-sampai waktu istirahat , bermain dan belajarmu sudah nggak teratur lagi. Tapi ya..ada baiknya juga sih kamu, dengan adanya kamu buka praktik seperti itu banyak tetangga-tetanngamu yang kecipratan rejeki. Tapi saaayang !&#8230; ada-ada saja orang- orang yang masih percaya sama hal-hal yang berbau syirik, sampai-sampai air comberanmupun  dimanfaatkan juga. Jangan gilaaa, donk !!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: isman</title>
		<link>http://eddysetyawan.com/ponari-sweat/comment-page-1/#comment-318</link>
		<dc:creator>isman</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2009 08:39:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://eddysetyawan.com/?p=370#comment-318</guid>
		<description>Orang sakit itu sunatulloh dan juga cobaan dari Alloh swt. Karena asal sakit dari Alloh ya nyebuhinnya juga lewat Alloh, jangan lewat selain Alloh nanti syirik dong. Sama-sama sembuh, tapi sembuh karena Alloh akan berkah, dan sembuh karena selain Alloh wah gawat bisa celaka tuh. 
Sama dengan ketika kita lapar, kita butuh makan agar kenyang dan dapat hidup. Tetapi kalau makannya haram ya nanti dulu, harus yang halal dong biar berkah. Tetapi orang yang sudah kehabisan akal biasanya ya apapun dimakan entah halal entah haram ngga ambil pusing yang penting kenyang, wah payah. Bisa celaka. Sama dengan ketika kita sakit cara mencari kesembuhanjuga harus yang syar`i dong biar selamat dunia akherat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Orang sakit itu sunatulloh dan juga cobaan dari Alloh swt. Karena asal sakit dari Alloh ya nyebuhinnya juga lewat Alloh, jangan lewat selain Alloh nanti syirik dong. Sama-sama sembuh, tapi sembuh karena Alloh akan berkah, dan sembuh karena selain Alloh wah gawat bisa celaka tuh.<br />
Sama dengan ketika kita lapar, kita butuh makan agar kenyang dan dapat hidup. Tetapi kalau makannya haram ya nanti dulu, harus yang halal dong biar berkah. Tetapi orang yang sudah kehabisan akal biasanya ya apapun dimakan entah halal entah haram ngga ambil pusing yang penting kenyang, wah payah. Bisa celaka. Sama dengan ketika kita sakit cara mencari kesembuhanjuga harus yang syar`i dong biar selamat dunia akherat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
